Showing posts with label sablon plastisol. Show all posts
Showing posts with label sablon plastisol. Show all posts

Thursday, March 30, 2017

Yang Mempengaruhi Harga Produksi Kaos Distro

Yang Mempengaruhi Harga Produksi Kaos Distro

Harga Produksi Kaos Ditentukan Oleh Berikut Ini


Rekan-rekan pebisnis kaos, mungkin anda kadang bingung, kenapa harga kaos antara yang satu dan yang lainnya berbeda, walaupun secara sekilas terlihat sama atau tidak jauh beda.

Berikut ini hal-hal yang menentukan besarnya biaya produksi kaos, sehingga membedakan kaos yang satu dengan yang lainnya.

       Bahan kaos setiap toko berbeda, walau gramasinya sama. Kenapa demikian, karena jenis kapas setiap pabrik rajut kaos bisa berbeda, sehingga berpengaruh terhadap biaya produksi. Contoh, kapas2 dari Afrika cenderung lebih murah daripada kapas dari Australia. Karena kapas Australia secara umum lebih bagus dari kapas Afrika.

    Berikutnya biaya sablon. Ada beragam teknis sablon, bisa sampai 20 jenis yang mana menggunakan bahan yang berbeda-beda, mulai dari waterbase, oilbase sampai special effect. Nah ini berpengaruh juga terhadap harga kaos. Belum lagi bidang yang akan disablon, ada yang small, medium, large dan full body. Semakin besar area sablon, semakin mahal biayanya.

3. Kualitas Jahitan
       Jahitan bisa ditentukan dari dua hal, jenis benang dan kerapatan. Biaya jahit lebih murah jika menggunakan benang poliester dibanding dengan benang katun. Sedang kerapatan jahitan untuk kaos distro sekitar 3-4 tusukan percentinya, sedangkan untuk kaos yg lebih murah dijahit lebih renggang.

4. Warna Kaos
      Warna kaos juga berpengaruh, harga kaos warna tua atau gelap lebih mahal dari warna kaos sedang dan terang.

5. Gramasi Kaos
       Gramasi kaos juga menentukan, kaos dengan gramasi tipis akan lebih menguntungkan daripada gramasi besar, karena akan semakin banyak yang bisa diproduksi.

      Nah, yang ini lebih sulit dikalkulasi, karena menyangkut selera dan art. Kaos2 dengan desain yang eye cathing akan lebih dihargai mahal dari kaos yang didesain sekedarnya.

Demikian sharing saya tentang hal-hal yang memperngaruhi ongkos produksi kaos.

Salam,

Info Harga Produksi kaos : 
Contact person :
sms/whatsapp : 082242613280
PIN BB : 58413D3A
e-mail : rekarekosolo@gmail.com

Alamat Jl. Amarta , Tegal Rejo RT 02 / RW 06 , Ngringo, Jaten , Karanganyar, Solo.
( belakang UNSA / ASMI )

Cara Menghilangkan Sablon Pada Kaos


       Pernah dibuat kesal karena gambar sablon yang terdapat pada kaos kesayangan anda tanpa sengaja rusak akibat disetrika dengan suhu yang terlalu panas?. Untuk menutupi kerusakan sablon tersebut anda bisa mensiasatinya dengan cara mengecat ulang gambar sablon. Tapi kalau anda malas untuk memperbaikinya lebih baik dihilangkan sekalian saja. 



       Sebagian orang mungkin akan beranggapan jika menghilangkan sablon pada kaos itu sebenarnya tidak terlalu penting karena seiring berjalannya waktu yang namanya sablon juga akan mengelupas dengan sendirinya. 



       Pemikiran semacam ini memang tidak sepenuhnya salah, namun bukanlah lebih baik jika gambar sablon yang rusak itu dihilangkan total supaya tidak merusak pemandangan?. Untuk mengetahui bagaimana cara menghilangkan gambar sablon pada kaos anda bisa menyimak pembahasan berikut. 

- Menghilangkan Sablon Dengan Setrika 
      Setrika terlebih dahulu bagian dalam kaos (terutama bagian yang ada sablonnya) supaya sablon mengecil dan menyusut. Saat sablon sudah menyusut barulah anda bisa dengan mudah menyingkirkan sablon dengan cara mengelupasnya menggunakan silet.

- Menghilangkan Sablon Dengan Cairan M3/M4 
      Terdapat beberapa cairan yang bisa dipilih untuk menghilangkan sablon diantaranya berupa MP3, MP4, paint remover, dan thinner. Cairan MP3 dan MP4 ini bisa diperoleh di toko yang menyediakan perlengkapan alat sablon. Sedangkan cairan lainnya bisa dengan mudah didapat di toko bahan bangunan.
    Penggunaan cairan pembersih sablon tersebut sangatlah mudah, anda hanya perlu menuangkan cairan MP3, MP4, paint remover, atau thinner pada selembar kapas kemudian mengosokkan ke bagian kaos yang gambar sablonnya ingin dihilangkan.

- Menghilangkan Sablon Dengan Alkohol 
      Untuk menghilangkan sablon dengan alkohol mula-mula anda harus memanaskan terlebih dahulu gambar sablonan yang ingin dihilangkan. Kemudian kalian bisa memanfaatkan panas yang dihasilkan dari setrika.
Langkah selanjutnya basahi kapas dengan cairan alkohol dan usapkan ke bagian sablon yang ingin dihilangkan. Ulangi proses tersebut secara berulang sampai sablonnya benar-benar bersih.


Semoga cara menghilangkan sablon pada kaos yang kami bagikan bisa anda coba di rumah. Tertarik untuk membuat sablon berkualitas pada bahan kaos?. Anda bisa memesannya di Di Sini.


Semoga bermanfaat.

Wednesday, March 29, 2017

Cara merawat kaos sablon


       Kaos adalah pakaian sehari-hari yang sudah menjadi bagian dari dunia fashion. Busana ini bisa dikenakan siapa saja baik pria dan wanita, untuk semua kelompok umur termasuk bayi, remaja dan dewasa. Dengan desain yang terus berkembang seiring dengan perkembangan trend dari tahun ke tahun, kini kaos (T-shirt) tidak lagi menjadi busana yang memiliki nilai yang melebihi fungsi dasarnya.

Ingin tahu bagaimana merawat kaos kesayangan Anda dengar benar? Simak bagaimana cara merawat kaos kesayangan Anda : 
  • Jangan Direndam Terlalu Lama. Usahakan untuk kaos yang baru pertama kali dicuci tidak direndam lebih dari 30 menit, dan untuk kaos lama tidak lebih dari 1 jam. Jangan pula rendam dalam air dengan deterjen berlebihan. Karena deterjen berlebih dapat mengakibatkan sablon pada kaos cepat rusak.
  • Pisahkan saat pencucian. Pisahkan kaos Anda dengan pakaian lain, khususnya yang berwarna kuat seperti hitam, merah, biru, dsb dengan kaos berwarna putih. Hal ini guna mencegah seandainya warna kuat tersebut luntur tidak mengakibatkan kaos putih kesayangan Anda terkena dampaknya. Pisahkan juga antara pakaian yang kotor dengan yang kurang kotor agar kotoran tidak berpindah. 
  • Jangan disikat. Kaos berbahan katun memiliki tekstur kain yang lembut. Hindari menyikat kaos tipe ini, karena dapat merusak tekstur kain. Hindari juga kucekan dan perasan yang kuat karena selain merusak pori-pori baju juga dapat mengonyak sablon, khususnya pada kaos selain warna putih dan abu. 
  • Jemur terbalik. Tahukah Anda bahwa sinar matahari berlebih dapat mengakibatkan warna kaos dan sablon Anda memudar. Untuk mencegahnya jemur kaos Anda dengan posisi terbalik. Bagian dalam menghadap luar, dan bagian yang bersablon di dalam. 
  • Jangan digantung. Hindari menggantung dengan hanger pada bagian leher kaos. Hal ini dapat mengakibatkan leher kaos lekas melar. Melarnya ini akibat tidak kuat menahan beban air yang ada pada kaos basah. Hindari juga menggantung kaos pada tali/kawat jemuran, karena kontur tali / kawat dapat dengan mudah merusak tekstur kain yang halus.

  • Hindari Pemutih. Hindari mencuci kaos bersablon dengan pemutih / detergen yang mengandung pemutih. Hal ini karena reaksi kimia pemutih dapat mengakibatkan sablon menjadi luntur / terkelupas. Disamping itu juga membuat kaos lebih cepat tipis dan kasar.
  • Hindari mencuci dengan Mesin cuci. Sebaiknya cuci kaos Anda secara manual dengan tangan. Mencuci dengan mesin cuci dapat mengakibatkan kaos menjadi melar, sablon cepat rusak dan pori – pori kain kasar. Hal ini terjadi karena saat berputar kaos akan menerima beban tarik-ulur dan gesekan dengan kain lain disekitarnya.

  • Setrika. Agar kaos Anda tahan lama, sebaiknya selalu setrika setelah dicuci-jemur. Pastikan menyetrika baju dalam keadaan kering. Dan untuk kaos berwarna selain putih, hindari menyetrika pada bagian sablon. Atur posisi panas setrika Anda pada posisi sedang.

  • Segera cuci jika terkena noda. Apabila kaos kesayangan Anda terkena noda, segera cuci pada bagian yang bernoda. Gunakan shampoo/detergen, oleskan pada bagian nota. Gosok dengan halus dan bilas dengan air bersih hingga noda menghilang.
  • Jangan dipakai tidur. Agar kaos Anda awet hindari menggunakannya untuk tidur. Mengapa? Karena kaos akan menjadi cepat kotor khususnya di bagian leher. Saat Anda tidur sadar atau tidak Anda berkeringat. Kombinasi keringat dan kotoran debu pada seprai akan membuat kaos Anda kotor. Selain itu juga pressure pada kaos akan membuatnya lekas melar. 
  • Pakailah seperlunya. Apabila Anda sayang dengan kaos keren Anda, sebaiknya pakailah seperlunya alias di saat-saat penting Anda perlu bergaya saja. Jangan ckp ckp alias cuci kering pake cuci kering pake. Dan jangan lupa, simpanlah pada tempat yang kering dan tidak lembab. 



Jenis Sablon Kaos




1. Rubber 
Yang paling sering digunakan. Bisa untuk kaos berwarna gelap maupun terang karena sifatnya yang menumpang dan menutupi rajutan kain. Untuk sablon diatas dasar kain yg melar dibutuhkan cat rubber dengan ramuan khusus agar cat dapat mengikuti kelenturan kain dan berdaya tahan lama. 
yang ini favorid agan-agan di FJB 

2. Pigmen 
Ini cat yang biasa dipakai untuk kaos berwarna terang karena sifatnya yg menyerap kedalam kain. 

3. Plastisol 
Cat berbahan dasar minyak, dengan kemampuan istimewa untuk mencetak dot/raster super kecil dengan hasil prima. Tanpa limbah dan sangat irit. Sayangnya butuh invest yg banyak bila menggunakan cat ini karena untuk mengeringkannya dibutuhkan sinar infra merah.

4. Glow in the dark 
Cat yg menyala saat kaos berada ditempat gelap. Bisa rubber, pigmen maupun plastisol. 

5. Reflektif 
Cat yang akan menyala jika kaos disinari oleh sebuah sumber cahaya. Dari 3M. 

6. Discharge 
Cat dengan kemampuan menipiskan/menghilangkan warna dasar kaos kemudian diisi dengan warna baru sesuai dengan kebutuhan. 

7. Flocking 
Cat dengan bentuk jadi seperti beludru. 

8. Foam atau cat timbul 
Di dunia garment international biasa disebut dengan puff print. Ada rubber, ada juga plastisol, tapi bentuk timbul keduanya berbeda.



Contact us
sms/whatsapp : 082242613280
PIN BB : 58413D3A
e-mail : rekarekosolo@gmail.com

Jl. Amarta , Tegal Rejo RT 02 / RW 06 , Ngringo, Jaten , Karanganyar, Solo.
(Belakang UNSA / ASMI )

Tuesday, March 28, 2017

Sejarah Sablon


Apa yang anda pikirkan ketika mendengar kata sablon ?
pasti jawabannya ga jauh jauh dari sablon kaos, tinta sablon, dan lainnya. Tapi siapakah yang memperkenalkan dan mengembangkan teknik sablon itu sendiri ?



Teknik cetak sablon dikembangkan oleh orang jepang, yaitu Yuzenzai Miyasaki pada tahun 1654-1736 dan Zikukeo Hirose pada tahun 1822-1890. Apakah temen-temen tau pakaian khas jepang?

Ya, Kimono. Pakaian khas jepang yang memiliki banyak motif ini dibuat dengan menggunakan teknik cetak sablon. Sablon kimono itu dilatarbelakangi oleh kaisar jepang yang melarang penggunaan kimono yang dibuat dengan tulisan tangan. Alasan Kaisar tersebut karena tingginya harga kimono motif tulisan tangan yang beredar di pasar. Dengan keluarnya kebijakan tersebut harga kimono dapat ditekan, dan kimono motif sablon mulai banyak di di gunakan oleh masysrakat jepang.


Selanjutnya cetak sablon berkembang hingga ke daratan Eropa. Pada tahun 1851-1862 dan kemudian pada tahun 1868 Joseph Swan mendirikan atau menemukan produk autotype.
Pada tanggal 11 Juli 1907 Samuel Simmon yang berkebangsaan Inggris mendapatkan hak patennya untuk teknik cetak sablon. Teknik sablon yang dibuat menggunakan Chiffon sebagai pola (form) untuk mencetak. Chiffon merupakan bahan rajut yang terbuat dari gasa atau kain saring. Gambar yang tercetak akan mengikuti pola gambar yang ada pada kain gasa. Itu sebabnya teknik ini dikenal dengan sebutan silk screen printing yang berarti mencetak dengan menggunakan kain saring sutra.


Setelah itu cetak sablon berkembang ke Amerika Serikat sehingga pada tahun 1924 pertama kalinya proses cetak sablon dilakukan di atas bahan tekstil dan kemudian pada tahun 1946 MC Kornick dan Penney menemukan mesin cetak sablon.

Setelah perang dunia kedua berakhir, teknik cetak semakin berkembang cukup cepat. Berbagai inovasi terus dilakukan hingga memimculkan teknik baru yaitu teknik saring modern. Teknik dasar yang digunakan ini tetaplah sederhana, murah dan mudah untuk dipraktekkan sehingga orang-orang tetap beranggapan sama pada teknik saring ini yaitu usaha sambilan tetapi tetap menghasilkan. Istilah teknik cetak saring di Indonesia kurang di kenal. Istilah yang lebih popular digunakan adalah cetak sablon. Konon, kata sablon berasal dari bahasa belanda, yakni Schablon. Kata tersebut berkulturasi dan menjadi bahasa sarapan hingga bermetamorposis menjadi kata sablon.

Setelah mengetahui tentang sejarah sablon, mungkin Anda tertarik memiliki kaos sablon desain sendiri. Anda bisa memesannya di REKA REKO atau kontak dibawah

Contact us
sms/whatsapp : 082242613280
PIN BB : 58413D3A
e-mail : rekarekosolo@gmail.com


Jl. Amarta , Tegal Rejo RT 02 / RW 06 , Ngringo, Jaten , Karanganyar, Solo.
(Belakang UNSA / ASMI )

Terimakasih. ^.^


JASA SABLON KAOS PLASTISOL DI WONOGIRI

JASA SABLON KAOS DI WONOGIRI Untuk konsultasi atau pemesanan hubungi :  Ngebel, Wuryantoro, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah No WA/...